35 Minggu Diamku


35 Minggu Diamku

Karya : Hang

35 Minggu alam mencatatnya dan bergulirnya waktu akut terdiam setiap ia bertanya berkata aku hanya diam-diam dan diam.

Setiap kau tanyakan aku dalam alam mimpi aku bergejolak bangun. Ada apa? Aku bercermin wajahku memerah mengingatnya. Marah senyum tertawah dan penuh canda kelopak hitam mata melirik dengan tajamnya. Aku diam aku marah senyum tertawa dan penuh canda namun dengan kaca-kaca di kamar aku bertingkah.

35 Minggu lebih menjalaninya dengan konflik-konflik

Setiap namamu kuingat-ingat sebegitunya imutnya kemarahanku menjadi puncak-puncak gunung es yang mencair di ranjang.

35 Minggu lebih aku bersemanyam dalam kegelapan-kegelapannya

Aku dan mimpi malam yang gelap dengan cerita-cerita cpercintaan menyesakkan dada, namun aku tetap diam-diam dan diam

35 Minggu aku diam bernafas diam bernafas dan seterusnya

Hidup berjalannya waktu bergulirnya perjalanan namun aku tetap diam-diam dan diam. Mati yang kudambakan lorong waktu di percintaan. Dan aku diam.

35 Minggu ia menemani kegelapan-kegelapanku

Ia menjelma malam larut dalam perjalanan rembulan berganti sinar mentari namun aku tetap diam dalam tidurku.

35 Minggu umurku

Dan aku menudukkan diri pada Tuhan

35 Minggu yang lalu aku menjadi benihnya

Kantong ajaib itu terisi oleh slundupan ayah tersimpan oleh ibu dan aku diam-diam dan diam

35 Minggu lalu aku bercerita tentang dia semoleknya tubuhnya dan lain halnya ranjang-ranjang pendek

Purworejo, 03 Juni 2018

*Setelah sekian lama menghindarimu aku kembali berpuisi dan semangat menulis di blog ini. Semoga pembaca terhibur diri. Dari 35 minggu terakhir aku banyak diam-diam dan diam. Sekalinya marah langsung marah. Sekalinya senyum tersenyum lama. Dan sekalinya takut aku benar-benar ketakutan.

Banyak hal dalam 35 minggu ini aku melakukan aktivitas mulai mencoba bersosialisasi kepada hamba-hamba sepi, diskusi berat sampai ringan dan timbul emosional. Dan sampailah 35 minggu catatanku selesai. Aku memang sangat sibuk dengan naskah. Aku sedang ingin mengklimakskan tidak mau gagal dan jangan sampai gagal. Aku rindu naskah itu. Setelah setahun berlalu janji belum usai. Sekarang tinggal mempercantik kembali mungkin akhir tahun akan tayang sebagai buku-buku yang kau peluk.

Sekali waktu aku akan mengisinya blog ini.

Iklan

Diterbitkan oleh

suhanggono

Aku adalah Manusia yang sedang menjadi pejalan dalam sebuah kehidupan. Blog ini aku buat ketika habis kecelakaan motor yang membuat down mental. Kejadian itu sekitar tahun 2014 bulan April. Aktivitas sekarang aku sedang menulis naskah-naskah.

Tinggalkan Balasan

Please log in using one of these methods to post your comment:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

w

Connecting to %s