Guru Gerimis


Guru Gerimis

Karya : Suhanggono

Guru adalah panutan tapi bukan berarti selalu benar. Dalam perilmuan selalu berubah mengikuti jamannya. Omongan guru hari kemarin belaku untuk jangka waktu tertentu atau bisa juga selamanya. Dulu guru pukul siswanya pakai garisan kayu panjang barangkali tidak apa-apa. Itu sebuah didikan agak tetap lurus jalannya. Sekarang bisa berurusan ke kantor polisi minimal masuk koran pagi. Dulu guru dicium tangannya sekarang banyak yang berani menantang berkelahi. Lah iya orang itu guru bela diri. 

Kalau soal guru “ihik” selalu menilai cewek ayu dengan 8 cowok 5. Rasanya banyak juga menjadi hal wajar dia lelaki dan tidak wajar sebab tidak suci dalam penilaian. Ayu “cantik” belum pernah aku melihat dinilai 5 walau ada juga yang suci penilainya. Tidak peduli apa adanya. 

Guru bilang goblok muridnya balas dasar asu. Itulah potret masa sekarang. Semua belaga preman. Dulu pas jadi mahasiswa bukan niat beramal jadi guru tapi jabatan dan uang. Aku pun pernah digoblokkan. Dan tertawa sebab kalau aku pinter gurunya ndak mengajar. Keenakan juga apes ndak dapat gaji. Goblok benar ya aku ini. Haus ilmu lewat kata-kata. 

Jangan salah yang mengasuh atas anak-anak yang salah asuh. Sebab mereka itu hanya pentransfer ilmu. Buka pembentuk akhlaq mau gimana kalau jiwa anak melawan dan tidak bisa ditembus dengan pengajaran guru. Makanya memang guru adalah pahlawan yang telah dilupakan. 

Murid sejati adalah murid yang tahu tujuan guru. Guru pembaca jiwa murid. Ia harus tahu bagaimana cara mendidik kepada jiwa cengeng, jiwa batu, jiwa api, jiwa tanah dll. Makanya guru-guru yang tua lebih ingin dihormati harus ada lelaku dalam pergaulan. Guru muda lebih gaul menempatkan dirinya. 

Katanya hari ini Hari Guru ya. Semua yang pernah berinteraksi adalah guru-guru. Dan pengalaman adalah guru sejati yang mahal pengajarannya. 

Hari Guru gerimis manis sembah sungkem.
Purworejo, 25 November 2017

Iklan

Diterbitkan oleh

suhanggono

Aku adalah Manusia yang sedang menjadi pejalan dalam sebuah kehidupan. Blog ini aku buat ketika habis kecelakaan motor yang membuat down mental. Kejadian itu sekitar tahun 2014 bulan April. Aktivitas sekarang aku sedang menulis naskah-naskah.

Tinggalkan Balasan

Please log in using one of these methods to post your comment:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s