Kode dan Tamparan Tuhan


Kode dan  Tamparan Tuhan

Oleh Hangsyamirku (hambaMu yang hitam berusaha memutihkan diri untuk tahu diri)

Cerita ini muncul gegara mimpiku semalam. Laptopku hilang di mall. Padahal tak taruh di dekat tempat duduk . Adegan sudah sampai lapor polisi, cek cctv sama mbak-mbaknya segala. Eh sadar dah tu kalau ngecas laptop semalam belum dicabut. Huaah

Aku terlalu cinta laptop ni 6 tahun berdoa angen-angen terus je kabul. (Sebab sesuai dengan impianku banget merk sampai speknya) Kalau dulu hampir tiap hari maenin laptop (lama dah almarhum) dulu bukannya tak cinta tapi belum tahu rahasianya nulis selembar saja susah. Mau nulis bingung. Lah ya dengarin lagu aja berjam-jam. Sekarang 1- 2 jam saja sehari cukup. Terpenting nulis selembar sehari. Mati dah tu laptop.

Sebenarnya laptop ini adanya bulan Mei atau Juni mendatang baru ada. Tapi aku doa terus aku mau ikut lomba ini itu. Mau nulis novel juga. Dasarnya rezekiku ya dapatlah. Tugasku cuma tepatin janji sama Tuhan bukan sama manusia. Kalau lupa ditampar lagi dah.

Tuhan sudah sering nampar. Mungkin kamu juga atau ndak rasakan sendiri saja. Tamparan kadang bentuknya orang yang kutemui lalu bicara kehidupan, kematian dll, baca2an yang kubaca. Kemarin saja aku ditampar. Semalam dikode. Betapa cintanya Tuhan sama aku. Aku memang tak hafal bacaan shalat Tuhan. Aku lupa. Aku ndak bisa. Bukan aku malas menghafalnya. Tapi memang pelupa. Hanya hafal surat2nya. Terpentingkan aku shalat sebisanya Tuhan. Terserah kau terima atau ndak.huaaaah

Setelah kecelakaan itu Tuhan. Aku jadi pelupa bayangkan saja aku terbanting dan paha terbentur beton. Melihat motornya saja tak berwujud lagi. Bersyukur tak ada yang lecet2 luka badan tapi ya tu patah tulang pahaku. Kepalaku cuma agak pusing. Baru sadar dah aku sejenak lupa sama Tuhan. Aku sadar emosi dalam kecepatan 90/km. Seandainya Tuhan tak lepaskan aku dari motor. Ndak tahu dah wujud mukaku. Pasti menyeramkan sekali. Lagi-lagi Tuhan berkode cintanya padaku. Membiarkan aku bernafas melihat bahkan berfacebookan ria lagi.

Masuk rumah sakit aku teruji kembali. Saat lihat pak Polisi. Trauma daku sampai hp ku terbanting tak sengaja. Baru sadar kalau sakitnya luar biasa. Ada kawan ngaji yang menemani. Semangat dikit. Masuk ruang kelas tiga. Dipandangin sejuta mata. Depanku agak kanan sama denganku kecelakaan. Orang tua ditabrak bocah. Semalaman itu cuma teriak-teriak saja. Benturan kepala gosipnya. Aku takut benaran Tuhan.huaah nangis dalam diri. Bukan sedih tapi bersyukur ada kesempatan. Walau ditampar Tuhan dengan cobaan.

Kadang aku mikir shalat kalau hafal karena ingatnya bagian tu ini saja. Apa ya nggak sah? Ya kan terserah Tuhan! Manusia ndak bisa nilai kan. Terpenting tetap shalat dan menerus belajar menghafalnya kembali seperti bayi2 itu.huaah

Mau keadaan apapun Tuhan memudahkan cara shalatnya ndak sulit. Coba kalau Tuhan mengharamkan shalat selain berdiri. Nangis dah tu orang2 sepertiku yang bisanya kuatnya duduk, tiduran bisanya. Nyatanya tidak. Berarti Tuhan cinta sama keadaan apapun manusia. Kalau itu ndak ada wajib berdiri pasti akan merasa ditampar habis2an.

Pesannya :
Latihan ngrasa lebarke mata ati. (Latihan merasa melebarkan mata hati)

*Nampar=peringatan, kasih sayang.

#CurhatanPasien

Purworejo, 13 Maret 2016

Iklan

Diterbitkan oleh

suhanggono

Aku adalah Manusia yang sedang menjadi pejalan dalam sebuah kehidupan. Blog ini aku buat ketika habis kecelakaan motor yang membuat down mental. Kejadian itu sekitar tahun 2014 bulan April. Aktivitas sekarang aku sedang menulis naskah-naskah.

2 tanggapan untuk “Kode dan Tamparan Tuhan”

Tinggalkan Balasan

Please log in using one of these methods to post your comment:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

w

Connecting to %s