Hujan Peluru


Hujan Peluru

Oleh : Hangsyamirku

Berjalan di debu pasir yang berterbangan
Merangkak ke sana kemari
Mencari perlindungan

Lelaki bocah tersobek-sobek bajunya
Menangis keras di.tengah peperangan itu
Tak terdengar lagi tertutup desahan bom serta peluru dimana-mana

Anak perempuan itu sembunyi di.balik reruntuhan rumahnya
Mengerang kesakitan luka mendalam
Darah segar keluar tak berhenti

Darah merah memandikannya
Nyawanya tak terselamatkan
Ada pula mati karena terusir oleh negerinya sendiri

Tak usah alasan agama
Tak usah alasan aqidah
Sedikit saja berpikir memanusiakan mereka

Yakin kau tergerak
Yakin kau terbayang-bayang
Yakin kau tersentuh hatimu

Purworejo, 10 Maret 2016

*Untuk kawan saudaraku di tanah pasir.

Iklan

Lelah


Lelah

Oleh : Hangsyamirku

Pelacur banyak macam
Jalanan jadi tempat kerjanya
Malam waktunya

Baju seksi cirinya
Rambut lurus godanya
Rok mini pakaiannya

Wajah gelap renta gemerlapnya
Aku berdiri manja
Pinggiran kota jalanan sepi nan sunyi

Senja bersembunyi lebih cepat
Menunggu hidung belang
Bermain nafsu ranjang

Sesuap nasi pemuas perut
Penyambung hidup
Malam kian gelap

Lelah lalu bertaubat
Supaya orang semuci
Tak menuding-nuding jarinya

Bukan soal syahwat
Semata-mata keterpaksaan
Kalian menyebutku pelacur jalanan

Asalku korban pemerkosaan ekonomi
Asalku korban lelaki
Asalku korban kebiadaan

Purworejo, 04 Maret 2016